Tampilkan postingan dengan label bhs inggris kelas ix. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bhs inggris kelas ix. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Agustus 2019

Published Agustus 26, 2019 by with 0 comment

Macam-Macam Simple Tenses Passive Form

Simple_Tense_Passive_Form-01 Artikel Bahasa Inggris kelas IX kali ini akan membahas macam-macam Simple Tenses dalam bentuk Passive Form. Selain itu, rumus dan contoh kalimat dari Simple Tenses Passive Form juga akan dibahas dalam artikel ini.
-- 
Squad, kamu tentu sudah mengenal macam-macam bentuk kalimat dalam Bahasa Inggris, kan? Kalau ingin membuat kalimat dalam Bahasa Inggris, tentu kamu harus menggunakan tenses yang sesuai. Salah satu tenses yang paling sering digunakan adalah Simple Tenses. Kalimat yang sering dibuat itu biasanya berupa kalimat aktif. Contohnya: Teddy reads book. Kalau kalimat tersebut mau diubah ke kalimat pasif, bagaimana caranya ya? Apakah jadinya books read Teddy? Wah, tentu bukan begitu bentuknya. Penasaran? Yuk, belajar bersama-sama! 
contoh kalimat passive buku dibacaSumber: Giphy
Nah, sekarang coba, deh, kalimat di atas kamu terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dulu. Dalam Bahasa Indonesia, Teddy reads book berarti "Teddy membaca buku". Sementara books read Teddy berarti "buku-buku membaca Teddy". Salah, kan?
Kalau kamu mau mengubah suatu kalimat ke dalam kalimat pasif, berarti objek pada kalimat aktifnya harus diubah menjadi subjek pada kalimat pasifnya. Oleh karena itu, kalimat pasifnya menjadi buku dibaca oleh Teddy. Kalau dalam Bahasa Inggris, seperti apa, sih?
Sebelum kamu belajar membuat kalimat pasifnya dalam Bahasa Inggris, kamu harus ingat kalau ada 3 bentuk Simple Tenses, yaitu Simple Present Tense, Simple Past Tense, dan Simple Future Tense. Coba, apa sih yang membedakan ketiga jenis Simple Tensestersebut?
Perbedaannya terletak pada keterangan waktunya ya. Kalau Simple Present Tense itu digunakan untuk menerangkan kejadian yang berlangsung di waktu sekarang. Sedangkan Simple Past Tensedigunakan untuk menjelaskan kejadian yang sudah berlangsung di masa lalu. Kalau Simple Future Tense itu untuk apa? Untuk menjelaskan kejadian yang akan berlangsung di masa depan. Jangan tertukar, ya! Supaya tidak tertukar, yuk simak rumusnya pada gambar di bawah ini!
Simple Tenses Passive Form
Coba-coba, sekarang kalimat yang tadi diubah ya. Teddy reads bookitu pakai Simple Present Tense ya. Kalimat pasifnya berarti menjadiBook is read by Teddy. Hore! Betul! Sekarang coba kalimat aktifnya diubah ke bentuk Simple Past Tense, ya. Kalimatnya menjadi Teddy read book, kan? Berarti bentuk kalimat pasifnya menjadi Book was read by Teddy, dong? Betul banget! Selanjutnya, coba kamu ubah kalimat aktifnya ke Simple Future Tense. Kalimat aktifnya menjadi Teddy will read book. Karena kalimatnya menggunakan Simple Future Tense, maka bentuk kalimat pasifnya adalah Book will be read by TeddyNggak bingung kan, Squad? Masih butuh contoh kalimat lain? Yuk, simak gambar di bawah ini!
Simple Tenses Passive Form
Read More
      edit
Published Agustus 26, 2019 by with 0 comment

Mengenal Continuous Tenses Passive Form

continuous tenses - header Artikel Bahasa Inggris kelas IX kali ini akan membahas Continuous Tense Passive Form, termasuk membahas rumus dan contoh kalimatnya.

 --
Halo Squad! Bagaimana kabarnya? Ngomong-ngomong tentang Bahasa Inggris, kemarin kamu sudah mulai belajar jenis kalimat pasif dengan Simple Tenses Passive Form, kan? Ternyata nggak hanyaSimple Tenses saja nih yang memiliki bentuk kalimat pasif. Continuous Tense juga punya! Penasaran nggak sih bentuknya seperti apa? Yuk, kita belajar bersama-sama!
Tahukah kamu, ternyata Continuous Tense ini ada 3 jenisnya, lho. Ketiga jenis Continuous Tense tersebut adalah Present Continuous Tense, Past Continuous Tense, dan Future Continuous Tense. Kamu bisa menggunakan Present Continuous Tense untuk menyatakan kegiatan yang sedang berlangsung ketika pembicaraan terjadi. Selain itu, Present Continuous Tense juga bisa digunakan untuk menyatakan kegiatan di masa depan yang sudah terencana. Kalau Past Continuous Tense ini bisa kamu gunakan untuk menceritakan kejadian yang sedang berlangsung di masa lampau. Jadi sebenarnya kejadiannya sudah lewat gitu lho. Lalu, Future Continuous Tense fungsinya untuk apa, dong? Future Continuous Tense ini digunakan untuk menyatakan sesuatu yang sedang berlangsung di masa depan. Jangan kebolak-balik, ya! 
Hayo, masih ingat nggak sih, apa bedanya kalimat aktif dan kalimat pasif? Yap! Yang membedakan kalimat aktif dengan kalimat pasif adalah subjeknya. Subjeknya kalimat pasif ni adalah objeknya kalimat aktif. Jadi tukeran gitu lho. Kalau pada kasus Continuous Tense, predikatnya berubah menjadi to be+being+V3. Wah, jadinya seperti apa tuh? Yuk simak rumusnya pada gambar di bawah ini! 
Continuous Tenses Passive Form
Coba, sekarang kita buat contoh kalimat ya. Misalnya I am eating a chocolate cake. Kalimat tersebut menggunakan Present Continuous Tense ya. Coba, bentuk kalimat pasifnya seperti apa? Yes! Betul! Kalimat pasifnya adalah A chocolate cake is being eaten by me. Nah coba, sekarang kalimat aktifnya diubah tensesnya menjadi Past Continuous Tense. Kalimatnya menjadi I was eating a chocolate cake, kan? Kalau bentuk pasifnya bagaimana, coba? Bentuk pasifnya menjadi a chocolate cake was being eaten by me. Hore! So far so good, ya. Sekarang coba deh kalimat aktifnya diubah ke bentuk Future Continuous Tense. Kalimatnya menjadi I will be eating a chocolate cake kan? Oleh karena itu, bentuk pasifnya adalah A chocolate cake will be being eaten by me. Mudah, kan? Pasti kamu bisa, deh! 
Continuous Tenses Passive Form
Wah, chocolate birthday cake! (Sumber: Shutter Stock)
Nah, kamu nggak bingung lagi, kan? Atau kamu masih butuh contoh kalimat lain? Jangan khawatir! Yuk, lihat contoh kalimat lainnya pada gambar di bawah ini!
Continuous Tenses Passive Form
Read More
      edit
Published Agustus 26, 2019 by with 0 comment

Cara Membuat Advertisement

advertisement - header
Artikel bahasa inggris kelas IX kali ini akan membahas tentang cara membuat advertisement. Penasaran bagaimana caranya? Simak penjelasannya di artikel berikut.
---
Squad, kamu tentu pernah melihat iklan kan? Iklan dibuat untuk menarik perhatian orang terhadap suatu barang atau jasa yang ditawarkan. Jika tujuannya supaya orang tertarik, tentu penyajiannya juga harus dibuat semenarik mungkin. Maksudnya menarik itu gimana sih? Apakah menarik dalam hal desainnya? Kata-katanya? Gambarnya? Atau perpaduan dari semuanya? Nah, daripada bingung terus menerus, yuk kita mulai saja penjelasan mengenai cara membuat iklan yang baik.
Cara Membuat Iklan
1. Title
Hal pertama yang perlu kamu lakukan tentunya adalah menentukan title atau judul yang berupa nama produk atau jasa yang akan diiklankan. Misalnya, kali ini kita akan membuat iklan mengenai produk Ruangguru digitalboocamp (RGDB).
Pada iklan ini, produk merupakan bagian yang paling penting untuk ditonjolkan. Maka, dalam penulisannya pun perlu ditonjolkan pula. Bisa dengan menggunakan cetak huruf yang lebih besar, diletakkan di tengah, atau dengan menambahkan warna yang lebih variatif.
rgdb
2. Persuasion Statement
Setelah membuat title, kita akan mulai merangkai kata-kata pada bagian persuasion statement yang tentunya berisi tentang pernyataan-pernyataan yang tujuannya untuk membujuk orang yang melihat. Nah, di sinilah tantangan untuk pembuat iklan agar membuat orang yang awalnya tidak tertarik menjadi tertarik. Power(kekuatan) dari bagian persuasion statement inilah yang dapat mengubah pandangan orang tersebut menjadi ingin tahu atau bahkan tertarik melakukan action (menggunakan atau membeli).
Apa saja yang bisa kamu lakukan pada bagian ini?
  • Memberikan deskripsi singkat mengenai produk atau jasa yang ditawarkan
  • Menampilkan alasan-alasan kenapa harus menggunakan atau membeli produk atau jasa
  • Menonjolkan keunggulannya dibandingkan dengan hal sejenis
  • Manfaat apa yang akan pembeli dapatkan
  • Menampilkan harga yang kompetitif atau promo-promo lainnya
Screenshot-2017-12-19 Ruangguru Digital Bootcamp
3. Detail (keterangan)
Pada bagian ini, kita perlu mencantumkan informasi mengenai kontak yang dapat dihubungi jika orang yang melihat iklan tersebut ingin mengetahui lebih lanjut atau berminat terhadap produk atau jasa yang ditawarkan. Kontak yang dicantumkan dapat berupa nomor telepon, handphone atau e-mail pihak yang menawarkan atau menjual produk, website yang dapat dikunjungi, tempat yang dapat dikunjungi, atau informasi penting lainnya.
Pada bagian ini, yang terpenting adalah kamu mencatumkan informasi tersebut dengan jelas dan tidak ambigu sehingga orang tidak akan sulit jika ingin menghubungi.
Contoh:
For further information, you can contact +62 21 2854 3000 or +62 812 1361 3070 (10:00-17:00 WIB) and visit https://promo.ruangguru.com/rgdigitalbootcamp/
Exercise 1
SUMMER PARADISE, ROCK HIGHLANDS, MALANG
Breakfast is provided free of charge.
We also have special discounts on food and drinks at our restaurant for all registered guests. On top of that, there's a fifty percent discount for children below 12 at our restaurant.
We are located close to the apple garden and butterfly farm. You can also see the sunset and sunrise from your room. Children would also be entitled to free horse riding lesson every morning.
Rp 430,000 per night
Reservation      : (0341) 7689980
E-mail                : summerparadise@yahoo.com
1. Who is the fifty percent discount given to?
  1. All registered guests                                      
  2. 14 year old children                                        
  3. 11 year old children
  4. Adult people 
Jawaban    : C
Pembahasan:
Berdasarkan informasi yang dapat ditemukan pada teks iklan di atas, “There’s a fifty percent discount for children below 12 at our restaurant.” bermakna bahwa diskon 50% hanya diberikan kepada anak-anak yang berusia di bawah 12 tahun sehingga jawaban yang tepat untuk pertanyaan di atas adalah 11 year old children.
Read More
      edit